Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Santri Lumajang aksi Bela Kyai dan pesantren

Gambar
Sabtu, 18 Oktober 2025 kemarin, suasana depan kantor PCNU Lumajang rame banget! Dari pagi udah keliatan banyak orang berdatangan pakai baju putih, sarung, dan kerudung. Ada yang bawa spanduk, bendera NU. Hari itu emang jadi momen penting, karena digelar aksi bela kiai dan pesantren yang diikuti ratusan santri, mahasiswa, dan warga NU dari berbagai daerah. Udara panas nggak ngurangin semangat mereka. Banyak yang jalan kaki dari arah alun-alun sambil bersholawat dan teriak yel-yel cinta kiai. Aku sendiri yang ngeliat langsung ngerasa merinding. Rasanya kayak lihat semangat kebersamaan yang kuat banget, semua satu suara buat jaga marwah para ulama dan pesantren. Aksi ini digelar karena makin banyak isu dan fitnah yang nyerang kiai serta lembaga pesantren di media sosial. Nah, lewat aksi damai ini, para santri dan warga NU pengen kasih pesan ke semua orang: jangan remehkan peran pesantren dan kiai dalam menjaga moral bangsa. Soalnya dari pesantrenlah muncul banyak tokoh hebat yang ngajarin...

Maulid Nabi penuh berkah dan Kebersamaan

Gambar
Pada senin 22 september 2025 di pagi yang masih segar, Penjarakan, Randuagung udah ramai ketika sinar matahari baru menetes di langit. Warga desa berkumpul untuk sebuah acara penting peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW disertai tasyakuran Masjid Al-Muttaqin. Jalan menuju masjid dipenuhi oleh rombongan dari berbagai desa, ada yang datang sendiri, ada pula rombongan keluarga yang tampak ceria meskipun jalanan kecil penuh dinamika. Panggung utama berdiri rapi di halaman masjid, dilengkapi spanduk “Pengajian Umum Maulid Nabi & Tasyakuran Masjid Al-Muttaqin.” Kursi-kursi terisi habaib dan kiai yang tampil khidmat, di antara mereka tamu istimewa seperti Kyai Holil Yasin dari Madura dan Habib Umar bin Idrusalib Baharun serta beberapa para masyaikh lainnya. Begitu mereka naik panggung, jamaah berdiri bershalawat bersamaharmonisasi doa dan nyanyian sholawat yang menyatukan hati dalam satu niat: mencintai Rasulullah dan mensyukuri nikmat Allah. Hadrah mengisi udara dengan lantunan merdu ...

Ikut mbah ke sawah metik cabai

  Sebagai mahasiswa 🎓, biasanya yang kebayang itu cuma duduk di kelas, masuk kampus jam 2 siang sampai jam 5 sore, terus pulang. Apalagi kalau hari Jumat sama Sabtu libur , bisa santai istirahat sambil ngerjain tugas 📝. Tapi, hidup aku kadang sedikit berbeda dari bayangan itu. Kadang aku ikut nenek sama kakek ke sawah 🌾. Nenek dan kakek punya sawah tempat mereka nanam cabai dan beberapa tanaman lainnya. Nah, aku sering diajak atau disuruh ikut sama orang suruhan kakek buat metik cabai 🌶️. Awalnya aku mikirnya capek, panas, dan nggak enak 😅, tapi ternyata kegiatan ini malah bikin aku lebih sadar gimana kerasnya perjuangan mereka di sawah. Metik cabai itu ternyata nggak gampang loh. Harus cermat dan teliti 👀, karena nggak semua cabai yang ada boleh dipetik. Ada yang masih hijau, belum matang sempurna, dan ada juga yang udah siap dipanen. Kadang kena panas terik matahari ☀️, tapi biasanya aku tetap semangat karena kebersamaan dengan nenek, kakek, dan orang-orang di sawah itu bik...